KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Lukisan Natal

Lonceng emas t’lah bergaung
Lanturan nada membentuk bunyi
Lirik singkat dikumandangkan
S’luruh umat bersukacita

Alangkah indah pancaran lukisan

Terpampang jernih dalam tembok bercacat

Tertanam dalam memori terdalam

Belum hilang, hanya ternoda

Tidak dilupakan, hanya terlupakan

Salju putih nan dingin menghempas
Menusuk tulang hingga hati
Tetes kristal sang pembeku
Mengecap noda dalam lukisan

Walau suram timbul permukaan

Tertanam jelas wajah harian

Tidak hilang, itulah noda

Belum dilupakan, tidak terlupa

Bukan!
Bukan itu yang terpampang!
Bukanlah salju sang noda!
Bukanlah noda terbentuk!
Bukan juga pelukis sang gelap!

Sang kanvaslah nan kelam

membentuk putih menjadi noda

Harapkan kanvas nan cerah

Kan terbentuk lukisan barukah?

Tidak!
Sekali lagi tidak!
Tidaklah sang kanvas baru kan diguna
Tidaklah cerah sang kanvas kan bersinar

Biarkan sang pelukis lanjut karya

Mencampur merah-hijau nan cerah atas kanvas

Membuat putih kembali bersinar

Membuat kanvas kembali cerah

‘Tuk sambut lukisan natal baru penuh makna…

Tinggalkan Komentar