Lukisan Natal
Desember 29th, 2006 by fussball4eva
Lonceng emas t’lah bergaung
Lanturan nada membentuk bunyi
Lirik singkat dikumandangkan
S’luruh umat bersukacita
Alangkah indah pancaran lukisan
Terpampang jernih dalam tembok bercacat
Tertanam dalam memori terdalam
Belum hilang, hanya ternoda
Tidak dilupakan, hanya terlupakan
Salju putih nan dingin menghempas
Menusuk tulang hingga hati
Tetes kristal sang pembeku
Mengecap noda dalam lukisan
Walau suram timbul permukaan
Tertanam jelas wajah harian
Tidak hilang, itulah noda
Belum dilupakan, tidak terlupa
Bukan!
Bukan itu yang terpampang!
Bukanlah salju sang noda!
Bukanlah noda terbentuk!
Bukan juga pelukis sang gelap!
Sang kanvaslah nan kelam
membentuk putih menjadi noda
Harapkan kanvas nan cerah
Kan terbentuk lukisan barukah?
Tidak!
Sekali lagi tidak!
Tidaklah sang kanvas baru kan diguna
Tidaklah cerah sang kanvas kan bersinar
Biarkan sang pelukis lanjut karya
Mencampur merah-hijau nan cerah atas kanvas
Membuat putih kembali bersinar
Membuat kanvas kembali cerah
‘Tuk sambut lukisan natal baru penuh makna…