Noda-noda Cinta
Desember 28th, 2006 by hanifah rahmawati
pertama dihadapanku
kau tersenyum tanpa pilu
namun dibelakangku
kau sedih dengan rasa bingung
cinta yang menodai
mata yang menghiasi
sendu yang terobati
dan senja yang dilabuhi
imajinasiku tertutup oleh bisu
ilusi dan emosiku menjadi biru
rasanya ku ingin menipu
disetiap langkah otakmu
cinta yang berdiri disana
membawa api yang membara
untuk tetap berkasih muka
dan untuk tetap melapangkan dada
tangisan airmataku
yang kuhadi kini
telah menjadi biru kelabu
dan takkan terobati
satu yang kupinta darimu
tiuplah hembusan kelabu di hatiku
agar kecerdasan hatiku menjadi tumbuh
dan kesunyian dihatiku menjadi bisu
jika nantinya, kau memilih dia
janganlah kau rejamkan matanya
untuk sekian lamanya
dalam waktu yang sesingkat-singkatnya’
cintaku akan terpendam bisu
menjadikan kelabu yang biru sendu
dan menutupi semu
dan takkan lagi tumbuh