Sajak Kimia
Desember 22nd, 2006 by ayu_dwipee
Kita bertemu terlalu dinihati belum kenal kimia
hanya reaksi penetralan
Bagai natrium hidroksida,
dengan asam klorida
Redoks biasa, sederhana
Laju reaksi hatimu terlalu cepat
reaksi eksoterm,
dengan entalpi pembakaran yang membara
terlalu tinggi
Dan harga sebuah tetapan
tak menggeser arah kesetimbangan cinta
Walau dengan konsentrasi tinggi
dari tiap mol kalimatmu
Sebuah baris puisiku larut
terhanyut aquades
Aku kini senyawa kimia
Hingga tabung reaksi pecah
kusebut namamu ferum
Hingga labu erlenmeyer lebur
kulihat bayangmu sulfur
Hingga mortar retak
kuhancur bongkahmu grafit
Dan akan segera kutitrasi senyum asetatmu
Kusiram sulfat mawar hitam mekar
kuhirup wangi semerbak amonium
kumbang sianida hisap serbuk sarimu_penuh karbonat
Andai kimiaku cinta
berapa lama waktu paruh
peluruhan hati radioaktifku
Hatiku bukan gugus aldehid atau ester
bukan pula keton atau ester
Jadi tak bisa kau buat,
semudak mengoksidasi alkanon
Tapi Madame Currie kan nikahkan
asammu dan basaku
dengan Mendeleyef sebagai penghulu
Dan sebuah cincin uranium,
dan seperangkat logam inert,
kau bayar isobutana,
Tunai..
Waaahhhhh puisinya baguuuuuus banggettttttttt jugaaa aneeeeehhhh bangggettttttt
aku save as dulu ah eh salah copy paste dulu ahhhhterus
aku jadiin tugas bahasa indonesia aaaahhhhhh
tapi bukan maksudnya dijadiin puisi punyaku terus diaku aku sebagai karya ku tapi cuman diambil idiom nya azzza kok
Boooooolleeeeeeehhhh yyyyaaaaaaaa
wow..
ak suka bgt ama reaksi2nya.^^….o iy,sekalian aj bikin yang fisika,bio,mat.hehehehehehe….JK….
thx y…
Taya
Wah puisinya heeeeeebaaaaaaat bangeeeee…………..t,keren abiz puisi karangan chairil anwar aja kalah.!