Sebulir Teguh untuk Sahabat
Desember 20th, 2006 by Aisha
Saat sahabat terasa rapuh
dan hanay diriku temani hari
Haruskah ku cabut pedih sukmanya?
saat ia bertahan pada terjal liku pedihnya
Atau ku biarkan tangis sahabat?
begitu teriris hati gemakan hina
Kenapa sahabat lali dalam pedihnya
terus tenggelam dalam siksa nista dunia
begitu asyik dalam kesendiriannya bermain air mata
Penuh tanda tanya dalam pusara kepala
Dimana pengabdian sebuah makna
akan arti sebuah kata
SAHABAT…
Sadarkah ia sahabat?
Beri kata penuh arti untuk sahabat!!
Dalam rengkuh ku bersimpuh
Tengadah tangan bermohon pertolongan
akan uluran kasih sayang sang Pemberi Kehidupan
pinta kekuatan sukma sahabat terkenang
Beri teguh untuk sahabatku
Beri sabar dampingi paparan waktu
Walau pedih sukma menari
arungi nista tancapan duri
Bangkitkan ia dari waktu
Bangunkan ia dari kesedihan semu
Ku ingin lihat senyum sahabat kala senja
Beri teguh untuk sahabatku terkasih…