KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Dia (Kisah Di Pesta Kupu-Kupu)

Aku bertemu kisah di pesta kupu-kupu :

Yang ditemani selir-selir pemuja

menyihir sauh agar berbelok

dan menyapa penenun senja hari

.

Ketika abdi bulan

tak lagi menjadi sasaran anak panahku

Atau saat pagi hendak melupakan pagi

secara perlahan

.

Bukan hanya kesempurnaan yang setia

menemani seonggok lentera putih

Dan senja biru yang menjadi latar

panggung sendra tari

.

Aku membiarkan sepasang merpati berperang

Besujud pada hujan

Memohon pada awan

Hingga sayap mereka rusak digerogoti rayap

Atau paruh mereka bisu oleh waktu

.

“Aku tak mempersiapkan nisan”

rintih gerimis dari senja negeri seberang

.

Sejak subuh tadi

aku tlah mencipta ribuan fatamorgana

Barangkali ilusi

yang tersesat di tengah rimba

atau di kedalaman lautan

.

Tapi tetap saja peri-peri dideras cahaya itu

tak mampu melelehkan 160 grafiti tentang kasih

.

Kemarin aku tulisi telapak tangan anak Tuhan

Menyuruh tuannya untuk menyalami angin

yang melukis pada sayap-sayap bekas karat

.

Dan tadi angin menangis

Seseorang tak kunjung bangkit dari pembaringan

.

“Matahari mencari jejak musim semi” bisik hujan cemara

.

Aku bertemu kisah di pesta kupu-kupu :

Yang disambut penghuni sejarah

masih menangisi guguran musim semi

dan berdiri di tengah perempatan

 

Satyaning 121206

Tinggalkan Komentar