Pelacur Perempuan Perawan
Desember 18th, 2006 by lubisgrafura
Bahkan pelacur pun
kau masih seorang perawan
Akulah yang pernah menyematkan
setangkai bunga sepatu di telingamu
ketika kau pejamkan matamu
yang menata rambutmu ketika angin
memperkosa tubuhmu
lantas meninggalkanmu dalam keadaan telanjang
dan angin tak pernah berhenti menjamahmu
dan duhai perempuan, akulah yang selalu datang
mengelap keringatmu
merapikan bajumu
mengancingkan kancing bajumu
ketika matahari diam-diam mengintip
dadamu di balik kain yang salah satu kancing bajunya lepas
sementara kau hanya menelan ludah menghela nafas
dan membiarkan diri menjadi selendang yang di tendang angin
kau hanya mengikuti
mereka hanya bisa menilai
aku tak mampu berbuat banyak lagi
mari gandeng tangan, satukan jemari
lantas kita pergi dari sini
Bengkel Imaji Kediri, Oktober 2006
siapakah “aku”? masih gak paham..