KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Tak Berpaling

Air mata awan terjun

Mengalir ke urat jiwa …. gigilanku

hantaran gelegar …. gemetarku

Angin mengawai mendayung lembayung senja

berlari hilang kemana

di pelampiasan beroda … rebahku

Batinku mengawan

Sabana bertulang … selidikku, mencari sesosok bayang

Yang tak hilang dari alam khayal, Yang tak tersingkir dari alam cinta

Hari berganti hari, bulanan berlayar mengayuh waktu

tahunan melambai

kau masih saja terpatri

tak peduli galauan hati

‘ku tak berpaling

Layar hati membuka silaman

debaran hati saat bertatap

dendangan jiwa saat bersua

Lihatlah…

Putri Tidur menanti kecupan

‘ku hanya menunggu jawaban

Saat ini… Romeo-romeo menebar pikat

Dawai terpetik ular bergejolak

kesetiaan dibusungkan

keheningan ciptaku … tak pecah suara syahdu

Raja siang bosan menghantar jarum-jarum sinar …. intipku

Sepiku terpanggil gaduh tak cipta

Notasi rindang pagi merayu sukmaku

Fatamorgana, nista, benci tiadalah ada

Jua kau hadir dalam bayang

Alunan syair ‘Padi’ temaniku

Siratan ‘Jikustik’ saksi sajakku

aroma daunan mabukkanku, temaniku mengawanku

Jamrud Hati

Rambatan nadiku tak ‘kan goyah

jala jantungku tak terjerat

Pikat pujangga kugubris pun tak

‘Teduh’ kesetiaan ajakku berdendang

Ingatmu…

Kenangmu…

Bayangmu…

Gelap datang terangpun sirna

Kau masih di belahan jiwa

‘Ku tak berpaling

Tak Berpaling

Tinggalkan Komentar