KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Jika Kembali

Serumpun ampun kusiapkan

Jika di dadamu sesal menggumpal

Dan air beriak dari kelopak

Hingga terucap lengkap

Secarik paragraf peminta maaf

Sekuntum senyum ku kulum padamu

Jika di hatimu sadar berbinar

Dan tatap percaya menjadi daya

Lekatkan lagi tiap jeda yang menganga

Dulu

Kau tinggalkan aku saat kaku beku

Terpilin dalam dingin

Berselimut lumut menghirup kabut

Kelu dan bisu dalam ragu, diam batu

Tubuhku tegang meradang, merejang kejang

Dicengkeram cakar, kekar akar belukar

Kau pergi memuja dinding tebing

Yang sesatkan tiap raung dalam gaung

Kau pergi memuja gelap goa-goa tua

Yang menyidam gema dalam panjang ususnya

Namun

Jika di dadamu sesal menggumpal

Serumpun ampun kusiapkan

Karena kuingin dirimu bagai rerambat

Pada dinding jiwaku yang bata coklat warna karat

Dalam pelukmu aku lekat dan sesat

Oleh rumabi-rumba daunmu yang lebat menghebat

Yogya, 22 Mei 2006

Tinggalkan Komentar