Di Tubuhku yang Licin
Desember 18th, 2006 by Dian Hartati
berhentilah memandang kampung halaman
karena semua telah lanau berkat cuaca
kau lihat layanglayang itu
semakin meninggi di antara arakan gemawan
benang kecintaan yang kuat jauh terulur
karena cuaca telah mendedahkan sebuah ruang
di masingmasing hati tanpa batas
inilah tubuhku
yang tak pernah kau rasakan sebelumnya
licin seumpama belutbelut yang saling mengurai duka
membelit, menuntaskan setiap dahaga yang lama tak terlunasi
menaburkan perih peristiwa
karena garam yang kau sebarkan
di sekujur tubuh adalah kenangan
SudutBumi, 2006