KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Sajak Kimia

Kita bertemu terlalu dini

hati belum kenal kimia

hanya reaksi penetralan

Bagai natrium hidroksida,

dengan asam klorida

Redoks biasa, sederhana

Laju reaksi hatimu terlalu cepat

reaksi eksoterm,

dengan entalpi pembakaran yang membara

terlalu tinggi

Dan harga sebuah tetapan

tak menggeser arah kesetimbangan cinta

Walau dengan konsentrasi tinggi

dari tiap mol kalimatmu

Sebuah baris puisiku larut

terhanyut aquades

Aku kini senyawa kimia

Hingga tabung reaksi pecah

kusebut namamu ferum

Hingga labu erlenmeyer lebur

kulihat bayangmu sulfur

Hingga mortar retak

kuhancur bongkahmu grafit

Dan akan segera kutitrasi senyum asetatmu

Kusiram sulfat mawar hitam mekar

kuhirup wangi semerbak amonium

kumbang sianida hisap serbuk sarimu_penuh karbonat

Andai kimiaku cinta

berapa lama waktu paruh

peluruhan hati radioaktifku

Hatiku bukan gugus aldehid atau ester

bukan pula keton atau ester

Jadi tak bisa kau buat,

semudak mengoksidasi alkanon

Tapi Madame Currie kan nikahkan

asammu dan basaku

dengan Mendeleyef sebagai penghulu

Dan sebuah cincin uranium,

dan seperangkat logam inert,

kau bayar isobutana,

Tunai..

Tinggalkan Komentar