Dalam Pesta Malam
Desember 15th, 2006 by king
selarut malam, ku undang langit
berpesta bersama…
hari terasa seakan jadi rapuh
bersama langit bermabuk bersama
sekarang siang tak lagi bersemi,
sudah berapa waktu bukan lagi sahabat
tak seperti dulu beri langkah mimpi dalam detik
beri cerita dalam waktu bertautan…
kutau siang tak sedia kala dulu…
ibarat bunga tak bermadu
dulu memang ku terjaga dari siang
kini lelap di buai siang…
hadir mimpi sejuta akanan
tak ada lagi bahan sejalan
kau ingin aku kembali
berpeluk erat dalam tubuh
ku tak ingin seribu bayang tapi
hanya satu saja dalam hati taburi
mimpi sejuta pasti……
seketika itu serasa aroma melati semerbak tertabur di udara, terhempas melayang menari meliku, meliuk seiring pinggulmu meliuk gemulai. Rasa itu masih melekat di setiap jengkal langkah waktuku, berdua membangngun serumah bermesraan antara tawa renyah sang langit tak bertuan. Larut dalam tuak beralas bambu, seruling menderu pecahkan malam, bintang berjamu bersama langit bermabuk tak tau arah, rinai-rinai senyum itu tawarkan mimpi serumpun rumput. Huh…masih terasa kini begitu hebatnya seketikaku raih bibirmu lincah benar sungguh hebat dirimu, tak bisa terdiam itu cemari raba dada pijat lembut terasa hangat. Puncak memuncak, nafas tersengal berperahu di bawah laku bulan menari terdengar sayup rintih udara, selaku masih terus mendayung. Beriak air kini menembus tanah lembab tak lagi kering, rona itu hitam matamu terukir lelah sehabis berlari.
Kini malam telah larut hampir punah tergeser senja, si jantan pagi berseru lantang bangun terbangun sedesa riuh, gema seruan panjat deru lintang subuh. Buat berkaca kaca muka dalam hati, kau meraih tubuhku, dekap erat rapat tak bisa lepas terasa jelas lekat hangatmu buat sejuta bisu tak bersuara…seakan hidup terdekat habis tak ada cerita tuk berjalan….menatap pasti ila-lang berembun.
buat gadis sendu
aking
2006
http//suroby25.blogspot.com