KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Selagu Biasa

buat septian rizki amelia

antara,
atas rerumput muda tersembul
selapang luas tanah lembab rawa kering
terang benderang transparant mentari senja meraba
burung-burung gereja riuh berguling canda…
dan angin pelan mengelus
……

aku sendiri, gita cintaku
terapit di seruas-ruas lekuk wajahmu, masih bisa menggusar jalan tapi
melamun diri terbang melayang, mencari ruang lepas mendarat
sejalur landas pacu mengudara mengenal diri mencari bayang…

hilir mudik tiada mendapat…

selepas sendu angin berbisik
kita berbaring menindih serumpun rumput, iring merdu burung-burung
kau adukan dahimu ke dahiku bertanya selalukah kau mesra kepadaku..?
dan bagimu aku ini seindah senja yang kau rasa…?

sehabis apa terucap selalu senja, kini jiwa kehabisan kata

maka gita cintaku sayang, kucoba mengelus wajahmu
meraih bibirmu di balik rupa, kau menggeliuk merapat tubuhku…
bermain orkes seguman mulut…

tiada segan dan tiada cemas
terus menari gita cintaku
di bawah rupa langit yang tiada asing

selukis di atas kanpas…

teruslah dan terus hidup gita cintaku
torehlah warna warni sejuta kehidupan
di tubuhku…

selagu biasa yang selalu kita mainkan…

Tinggalkan Komentar