Sejuta Harapan Dalam Menantimu
Desember 13th, 2006 by caerisch_c1
Seandainya aku bisa menghentikan waktu….
Aku akan menghentikan waktu….
Tapi apa daya… Aku tak punya kemampuan itu…
Tak ingin hari ini berlalu…
Tapi apa daya…
Waktu bergulir setiap detiknya…
Seminggu sudah…
Aku merasakan kenangan ini….
Seminggu sudah…
Pada akhirnya harus merasakan perpisahan ini….
Seandainya kau tahu dalamnya hati ini….
Tapi apa daya….
Kau tak tahu…
Benarkah kau akan menjadi kenanganku?
Takut, kenangan itu akan memudar….
Hati ini tak ingin melupakanmu…
Menunggu sampai keajaiban itu datang…
Sampai kapan?
Adakah yang tahu?
Dalam hati ini tersimpan sejuta harapan….
Yang hanya aku saja yang tahu…
dara juga merasakan hal yang sama, saat orang yang dara sayang memintak dara tuk mengizikan dia pergi, tuk mencari jati diri dan akan kembali dengan segudang impian dan harapan masa depan
namun saat aku menanti dengan segudang wangi dihati menata hari persiapan diri menyambut dia kembali,.
tiba-tiba dia kembali meminta dara tuk membiarkan dia pergi lagi, dan benar benar pergi tanpa pernah kembali, karena dia telah mendapatkan jati diri, menyiapkan segudang mimpi dan harapan masa depan dengan yang lain, karena saat di pergi dia tak hanya mendapatkan jati diri ataupun mimpi, melainkan sepotong hati dari gadis yang membuat dia melupaikan dara yang menanti
kacian ya dara…………. ya mo gimana, andai dara bisa, tak akan dara biarkan dia pergi mencari sesuatu yg membuat dia pergi