Ke Pesta Menimang Maut
Desember 13th, 2006 by chairanhafzanyurma
jika pagi berkata menikam dada
tunjukkanlah darahku sebentang langit
yang pernah menyimpan tapak sejarah
kita semua orang selalu berjalan
ke arah dunia,
nun ratusan abad
arah yang belum tertentukan
seperti waktu, ketika kita kobarkan kerinduan
yang disebut-sebut sebagai kembara
awal kabar yang tak pernah jadi
sebab tarian laron nanar barkitar
mengusai usia
usai masai pesta-pesta
minum
mabuk, menimang-nimang maut
sebelum kau – aku beku
2006