Hipokrasi Menjamah Mahasiswa
Desember 13th, 2006 by Syafiq
Suatu malam, di kampus aku mendapati pagelaran musik dalam rangka inaugurasi mahasiswa baru sebagai rangkaian acara penutupan OSPEK. Pasca seremonial formalistik berupa kata sambutan dari pihak yang berkompeten dengan ritualisme tahunan itu, perhelatan pentas musik diawali dengan penampilan salah satu grup musik yang kelahirannya dibidani salah satu kelompok gerakan mahasiswa yang anggotanya terbesar di kampus saya. Mayoritas anggota grup seni musik tersebut ialah mahasiswa-mahasiswi yang tergabung dalam gerakan mahasiswa yang menguasai pemerintahan mahasiswa (student government) di kampusku.
Musikalisasi puisi mereka dendangkan untuk menghibur kami para penonton. Puisi beraroma sosialis yang meneriakkan penderitaan, kemiskinan, penindasan, pengagungan akan keadilan, dan seterusnya. Kosa kata yang jamak diteriakkan oleh aktifis-aktifis sosial itu berkumandang keras-keras. Syair-syair bernada sama dengan diiringi hentakan musik rock juga tak lupa dinyanyikan.
Sayang semuanya sloganistis belaka, lip service tanpa praktik. Bukan tanpa argumentasi aku mengingkari ini, tapi berlandaskan pengamatanku atas tingkah polah mereka para aktifis-aktifis itu yang hedonis, pragmatis, dan haus akan regukan kekuasaan sesaat. Mereka rutuk anti kapitalisme global tapi di sekujur tubuhnya melekat produk-produknya. Mereka kutuk penguasa tiran yang koruptif namun mereka sia-siakan pula uang rakyat melalui kegiatan-kegiatan bernuansa party, denganlaporan keuangan yang kerap samar. Mereka kecam politisi-politisi anarkis yang saling hantam dalam gedung parlemen namun mereka rela bersimbah darah menghajar lawan-lawan politiknya, yang notabene adalah kawan-kawan sesama mahasiswa, demi memenangkan kursi-kursi kekuasaan mahasiswa di kampus.
Kredo “jangan pamer kemewahan di atas pedihnya kemelaratan rakyat” cuma iklan belaka. Sungguh segalanya hipokratis!
setuju!!!!!!!!!!!
bener abis!!!!!!!!
kebanyakan para aktivis memang begitu
walaupaun masih ada segelintir yang bener2 memihak rakyat.