KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Kegersangan Bangsaku

Aku kesepian di tengah keramaian
Aku menangis dalam tawa kehidupan
Wah, dunia semakin ramai
Di penuhi jasad berbalut ego

Di depan kumelihat,
gedung bertingkat berjajar,
hotel berbintang gemerlapan,
perwakilan rakyat bersidang

Sementara disana …
Perempuan renta memohon uang recehan
Anak kecil menangis kelaparan
Merintih, menjerit kesakitan

Sadarkah kau kawan
Individualis tlah mengisi ruang kehidupan
Hedonis melangkah penuhi kehampaan
Lalu, apa yang selama ini kita perjuangkan?

Wahai mahasiswa, para agen pembaharuan
Wahai remaja, generasi penerus tunas-tunas bangsa
Kenapa kau masih duduk diam di sana
Menyaksikan fenomena yang sangat menyedihkan
Kenapa satu kata pun tak terucap
Mengungkap sebuah rahasia publik

Aku semakin merasa sepi
Tersudutkan oleh kenyataan
Aku membeku dalam kobaran api
Menunggu sebuah pergerakan

Oh awan kelabu …
Cepatlah engkau berlalu
Karena …
Kuingin bangsa ini melaju

One Response to “Kegersangan Bangsaku”

  1. on 07 Dec 2006 at 17:00Ela,Chu

    Hmm..
    BagUUUsss…

    Udah..

Tinggalkan Komentar