O Bibir
Desember 3rd, 2006 by wahyu heriyadi
Bibirmu belukar yang lapangDi simpang geliat merekah
Pesona senyum yang berbaris
Dari kenangan
Mengurai bibirmu
Dalam taman kota
Gemuruh tanah
Rumputan basah
Bibirmu gelisah menanti resah
Kujamah dengan letupan desah
Sudut sudut bibirmu terangkum sunyi
Yang merebah
Sejumlah kenang didera waktu
Yang berjalan
Dalam lorong malam
Bandar Lampung 2006