KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Diam-diam Dalam Diam

Karena perkenalan kita sederhana

Karena tatapanmu yang sederhana

Karena hati ini semakin terasa rumit

Karena kerumitan ini kian mencemaskan

karena aku mengagumimu diam-diam

Dalam diam

Karena perkenalan kita yang sederhana

Di ujung waktu yang begitu cepat berlalu

Saat nama cantik bersanding di bibir mungilmu

Dan dengan gesit kucatat semampunya

Karena tatapanmu yang sederhana

Aku menerjemahkan dalam hati dengan hati-hati

Menerjemahkan bola matamu yang indah-lemah

Di sudut matamu ada pula berkas yang aku harapkan

Berkas yang haruslah sama dengan perasaan ini

Karena hati ini semakin terasa rumit

Walaupun terlalu cepat aku menyimpulkan

Terlalu mudah aku merasakan sayang yang berlebih

Mungkin berlebihan dalam menerjemahkan

Ataukah kita sungguh-sungguh merasakan

Sayang yang sungguh-sungguh

Karena kerumitan ini kian mencemaskan

Menghapuskan nalar untuk berpikir

Menenggelamkan hati untuk merasai

Hanya kamu yang ternalar

Hanya kamu yang terasa ada

Ada adalah tiada

Tiada adalah sederhana

Sederhana merupakan kerumitan

Kerumitan bermakna ada

Ada bermakna kamu

Tiada berarti kamu

Sungguh sulit memastikan akan kerumitannya

Aku mengagumimu diam-diam

Inilah kata-kata yang pasti

Menyayangimu lekat-lekat dalam rumit

Memahamimu dengan arti-arti

Dalam diam

Tinggalkan Komentar