Playboy Kabel Story
November 30th, 2006 by ryla_1322
“Yang, kita coba ikut acara playboy kabel bersaudara”, dian nyeletuk tiba-tiba. Ketika dia tengah lagi mojok dengan pacarnya hendra. ”hmm maksudmu apa, say ?” tanya hendra sambil melihat dengan pandangan heran kearah Dian. ”nggak lumayan uangnya untuk modal nikah kita entar, kita pura-pura aja ga tahu gitu” sambut dian sambil tersenyum nakal kepada hendra. “hmm oke dech, terus disini aku jadi tipe playboy atau tipe setia nih” sahut hendra sambil merangkul dian dan membiarkan kepala dian menempel didadanya. ” Ehm kamu jadi playboy aja dech, biar kelihatan rame gitu, terus ntar aku marah and than kita pake akting gitu supaya kelihatan benaran. Aku pake acara nangis gitu dech, Gimana say?” tanya Dian. “ehmm ada aja kamu say, apa sih yang ga buatmu” kata hendra sambil mencium kening dian. “oh iya, acara itu kan terkenal banget, pasti susah atuh masuknya” tanya hendra lagi, “ tenang say, sebenarnya udah lama aku daftarin kita berdua dan mulai besok ada yang menggodamu. Dia bertindak sebagai penggoda nantinya. Kalo ga salah namanya santi dech “ Lanjut Dian. “oke dech say ,kita lihat aja besok yah?!” sahut hendra sambil mengelus rambut dian.
Keesokan paginya, Hp hendra menerima SMS bertuliskan “boleh kenalan ga? Nama kamu hendra kan?!”. Hendra pun segera mulai membalas, belum selesai dia menulis balasannya. HP berbunyi lagi, “hmm ini nomor yang sms tadi nih” gumam hendra didalam hati. “ya halo, siapa ya?” tanya hendra, “ini Santi, yang SMS kamu tadi. Abis kamunya gak balas smsku sih jadinya aku langsung nelpon aja” ujar suara di HP hendra itu. “Soir dech, aku baru baça smsmu tadi, terus mau kubalas ech kamunya nelpon. Mau kenalan ya? boleh aja tuch asal jangan cuman kenal aja. Kamu tahu nomorku dari mana nih?” ujar hendra. “Ada dech mau tau aja, boleh kan aku kenalan sama kamu, katanya sich kamu ganteng tuch he-he-he……..” tanya si penelpon yang bernama santi itu.
Tak terasa kedua mahluk itu ngobrol lewat telpon hampir sejam lebih, banyak gombalnya sih tapi dari pembicaraan itu mereka jadi akrab. “oke udah dulu, santi mau kuliah nih. Besok nelpon lagi, tapi nanti giliran hendra yang nelpon yah” sahut santi diujung pembicaraan mereka. “ok dech San, atur aja dech bye-bye” hendra pun menutup HPnya. “Wah, ini pasti sang penggoda gua yah, ehmm kayakknya suaranya sih ndak asing ditelinga gue. siapa ya?” hendra bergumam sendiri sambil memutar otaknya membuka semua memori yang dia punya. “Alah udahlah, ngapain gua mikirin dia. Kan dia memang sudah diset untuk menggodaku” kata hendra lagi.
Tanpa terasa hubungan lewat telpon hendra dan santi udah hampir sebulan, dan hendra semakin yakin sang penggoda ini dia kenal. Sampai suatu saat Santi ngajak ketemuan, hendra sendiri yakin ini saatnya dirinya masuk acara playboy kabel bersaudara. Soalnya pacarnya, Dian ada menelpon, bahwa besok acara dilaksanakan. Hendra pun bersiap-siap secara mental, jujur hendra punya kelemahan dia gak bisa akting. Dia sendiri takut rencananya akan ketahuan dan dia sama pacarnya akan dijebloskan kepenjara karena dianggap menipu (ga mungkin lageee??!!!!). Dian rupanya tahu sifat sang pacar, dia terus-terusan memberikan semangat kepada sang pacar, sehingga hendra pun berhasil mengatasi rasa ketakutannya.
Acara playboy kabel pun diset dia salah satu kafe yang terkenal di daerah tersebut, acara pun dimulai. Sang Host membuka acara ini, mereka kemudian mengenalkan dian kepada pemirsa dirumah serta kemudian mereka juga mengenalkan Hendra yang istilah mereka sang korban. Setelah itu mereka mengenalkan sang penggoda yang bernama santi. Semuanya berjalan seperti biasa, saatnya si penggoda yang bernama santi itu disuruh untuk meminta sang korban (hendra ) masuk ke dalam kafe. Ternyata hendra sudah dalam perjalanan, kemudian si Dian disuruh oleh Host juga menghubungi hendra untuk menanyakan keberadaannya. Hendra pun menjawab dia ada rapat, lalu dian pun berakting kesal dihadapan para HOST tersebut.
Para HOST pun semakin senang karena acara mereka berlangsung sesuai yang mereka harapkan. ”Oke saya dapat informasi, sang korban telah masuk, oke san loe datangi dia yah, selamat bertugas “ ujar sang HOST. Santi pun datang ke tempat yang dimana semua kamera telah dipasang untuk dapat merekam semuanya. Hendra pun datang kedalam set acara tersebut, begitu bertemu santi, hendra pun tertegun, begitu pula santi. Asli mereka pun terdiam bak patung, sang host pun menyuruh santi untuk membuka pembicaraan. Santi tidak bergeming, HOST acara itupun jadi paniK, Dia pun kembali meminta santi untuk melaksanakan tugasnya, santi pun masih terdiam malah dia mendekati hendra, tatapan matanya masih terpaku kepada hendra, begitupun hendra asli mereka terdiam bak sebuah patung.
Dian makin bingung melihat tingkah laku pacarnya juga sang penggoda, dia sendiri bertanya-tanya dalam hati ada apa ini. Sang HOST menyuruh malah memaksa kepada santi untuk memulai pembicaraan. Kejadian tak terduga kembali terjadi, Santi membuka semua atribut audionya pada dirinya, dengan setengah berlari dia pun memeluk hendra, “hendra kemana saja kamu selama ini sayang, aku selalu mencarimu, apa salahku sampai kau memutuskan hubungan kita, kau cinta pertama dan terakhirku, dra” santi pun menangis. ”sory san, bukan maksudku meninggalkanmu, aku sampai sekarang masih sayang sama kamu, kondisi yang membuatku pergi waktu itu, aku ingin membuktikan pada orang tuamu bahwa aku bukan seperti yang mereka duga. Setelah aku berhasil menjadi orang, aku akan mencarimu ternyata kamu yang menghilang “sahut hendra sampai dia lupa sekarang ada dimana. Bukannya acara tersebut di CUT, acaranya tetap terus berlangsung. “tetap terus dishoot, langka nih” teriak sang sutradara.
Dian melihat dengan tatapan nanar peristiwa itu, dia tak menduga kejadiannya seperti itu. “aku mencarimu waktu itu hen, sudahlah sekarang kita sudah ketemu, kita bisa merangkai cinta kembali kan” ujar santi. “oke gua sadar, selama ini yang aku sayang hanya kamu, mari kita pergi sekarang”. Hendra pun mengajak santi pergi, dia lupa dia sudah memiliki pacar, dian namanya. Si Dian pun tertegun tak bisa harus berkata apa-apa lagi melihat kejadian itu dan tak lama kemudian tatapan matanya tertutup dia pun jatuh pingsan.
Original Story from : My Best Friend Aad
klo gw di gituin sm co gw,,, duh .. ga kebayang d !!! bisa2 gw gila X…
giLa Tuw Cwo maen ninggaLin ceWe nya aja!!!
Tapi Mang keJadiannya ga di duga banget sey…
jadi ga ada yang patut di salahin
Makanya kalo mo kawin……Kerja!!!
menarik…hmmm
ni cerita beneran ato beneran c..? tapi seru jg ceritanya
seru juga neeh, pertanyaan gw sama ama uzi ini nyata gak sih kalau nyata kasihan baget tu si dian maksud hati cari duit buat biaya kawin eh malah ditinggal kabur weleh-weleh
hmmmmm…..
dudul buanget sih tuw cowo…
ga nyadar apa ada si Dian yang nungguin dya…
ihhhhhhhhhhhhhhhh bkn na jd romantis py jd lucu,,,,,,,,,,,,,,,
hehehehehehe 9 jd kwn dunk!!!!!!!!!!!!!!!!!
Buat ymn2 yg baca cerita ni, semuanya hanya fiktif belaka.
kalaupun ada kesamaan cerita dan org, ya maaf aja deh…
Lagian ni cerita aku dapet dari tmn baekku si Aad (makasi y Ad… hidup Pro5…).
ah dasar lelaki bajingan mw kawin kok kabur,
Rese…bokiz!!!!!!!!!!!!!!!