kurengkuh pagi bersama embun
meratapi sejukmu di hadapan hari ini
selangkah lalu kau tersenyum padaku
menerangkan indahnya dirimu yang agungkan cinta
ku berjalan sepanjang waktu untuk itu sayang
melihat berjuta rintik tangisan bidadari malam yang bermandikan madu,
di mekari senyum-senyum bintang dan dihiasi kelambu malam,
kau masih saja tersenyum padaku walau ini hanya cerita.
bagaimana kau menikmati pagi tanpa diriku sayang?
aku tak bisa memaki pagi tanpamu, kau tahu itu
apakah harus seperti ini ku jalani hari?
atau kau rela melihatku menjadi debu yang terbang tanpa arah?
maka padamu ini semua aku tanyakan,
apakah kau mau melihatku seperti ini?