KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Merenungkan Khilafku Atas MU

Setiap malam ku leburkan kata-kataku di altarMU

Merenungkan khilafku atas MU

Telah ku kepetik embun dari mentari pagi

Dari pecahan hatiku keluar mata air yang sedih

Saat purnama telah berlalu di atas kepala

Hanya Jupiter yang masih ada di kejauhan sana
.

Aku duduk tersipu saat menghadapMU

Ingin kubasuh tubuh ini dengan cahayaMU

Seperti kataMU, aku hanya debu yang terbelah sepuluh

Yang tak bisa apa, dan tak punya kuasa apa-apa.
.

Di atas sejadah lusuh ini telah kuarungi ke agunganMU

Aku telah merasakan badai yang teramat besar

Perahuku retak hampir tenggelam

Tapi Kau membawaku kembali ke dermaga malam ini

Untuk bersimpuh di hadapMU

Merendahkan diri ini di lembah terdalam dalam hati

Dan aku memujaMu se agung MU.

Tinggalkan Komentar