Merenungkan Khilafku Atas MU
November 30th, 2006 by p4nt7a
Setiap malam ku leburkan kata-kataku di altarMU
Merenungkan khilafku atas MU
Telah ku kepetik embun dari mentari pagi
Dari pecahan hatiku keluar mata air yang sedih
Saat purnama telah berlalu di atas kepala
Hanya Jupiter yang masih ada di kejauhan sana
.
Aku duduk tersipu saat menghadapMU
Ingin kubasuh tubuh ini dengan cahayaMU
Seperti kataMU, aku hanya debu yang terbelah sepuluh
Yang tak bisa apa, dan tak punya kuasa apa-apa.
.
Di atas sejadah lusuh ini telah kuarungi ke agunganMU
Aku telah merasakan badai yang teramat besar
Perahuku retak hampir tenggelam
Tapi Kau membawaku kembali ke dermaga malam ini
Untuk bersimpuh di hadapMU
Merendahkan diri ini di lembah terdalam dalam hati
Dan aku memujaMu se agung MU.