KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Telah kubangun menara rindu untukmu

Dari jerit bintang-bintang yang bersinar di langitmu

Merentangkan jarak yang membelah lautan

Kau ucapkan kalimat yang tak pernah lusuh di hatiku
.

Mari sejenak berhenti di persimpangan ini

Bicara tentang perih yang selalu menghinggapi lerung pagi

Sepi yang selalu menghantui malam

Atau tentang sinta yang selalu rindu pada Rahwana
.

Setelah kita terhenti, banyak bunyi yang hinggap di rongga dada

Bisikkan desah cinta yang menjalar di nada

Ceritakan sedikit tangisan daun di pagi hari

Yang hilang di bawa mentari pagi
.

Kau masih tetap bersamaku?

Jangan beranjak! Sebab lautan tak kering bilah ku hanya berkata segini

Dan bintang tak pernah habis bila selalu kupetik untukmu

Kata-kata masih menjamur dalam otakku

Tunggulah kasih, masih ada sejuta kata yang belum

Kuceritakan untukmu, dari resah-sayang-benci-rindu-serta cinta.

Tinggalkan Komentar