Pertiwi, Kesakitan Tak Henti!
November 29th, 2006 by p4nt7a
Pertiwi, Kesakitan Tak Henti!
Kita adalah anak yang terlahir dari rahim kebusukan
Dibuai pertiwi yang meronta kesakitan tak henti
Dibesarkan debu dan kemunafikan
Dari kasih yang tak pernah sampai di hati kita
Tangisan tak henti membelah hari teramat gersang
Kita adalah daun-daun yang terserak di bawah rindang pohon
Diinjak pengembara yang tak hentinya datang
Kita adalah tangisan yang selalu terbuang sia-sia
Bukan airmata kebahagiaan! Bukan pula air mata kesenangan!
Tapi airmata darah! yang taramat pedih kita rasakan,
Tak henti banjiri tubuh kita
Setiap kata yang terucap menjadi belati yang menusuk dada
Setiap wangi yang tersaji menjadi racun dari tiap tetes darah
Kita tak pernah merasakan embun pagi
Karena telah mereka ambil di depan rumah kita
Kita tak pernah merasakan hangat mentari
Karena mentari telah mereka rebut dari hati kita!
Kita adalah anak yang dilahirkan dari dosa mereka
Dosa yang teramat indah untuk dilupakan!
Kita adalah anak yang terlahir di negeri sejuta dusta
Dusta yang teramat sakit untuk ku kenang kembali
Kita adalah anak yang tak pernah merasa mau mati di tanah ini!
Karena ruhku tak rela melihat jasadnya busuk di negeri yang busuk!
2006.