KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Sepi, Aku Rindu

April 2004

Nikmat sepi ini, jauh hingar bingar itu, lama sudah berkawan malam, sendirian

lusa lalu,
bibir manis itu mengerucut, marah padaku
merajuk-rajuk mendekap pundakku
“ada apa? aku mencintaimu?”

lusa lalu,
sahabat-sahabat menderaku
“jujur deh, hipokrit kamu!”

Akupun tak lagi takut tertawa, karena sahabat kecilku kini bermata malaikat, aku percaya, hati putihnya, mengenalku, keraguanku

Aku bukan hipokrit,
aku hanya ingin berbagi menanggung beban kekasihku
ya, seharusnya kuberikan mata cintaku, tanpa ragu, tanpa malu, sedari dulu

lusa lalu,
ia merajuk-rajuk, manja, tersenyum mesra
menarik tanganku, mengajak menatap gemerlap bintang-bintang

haruskah kuberikan senyumku?
mendekatlah kekasihku
agar semakin dekat ruhku, ruhmu, menyatu
biarkan keduanya bicara, kejujuran
biarkan keduanya hening, berpelukan
biarkan aku yakin, tanpa ragu, tanpa malu

Aku bukan hipokrit,
karena ruh berpasang-pasang
karena ruh cahaya suci Tuhan
karena kumerindu, bosan meremang malam, sendiri

—————————
dikirim oleh Arif Purwanto
—————————

Tinggalkan Komentar