Jadikan Aku Pengawal Sejatimu
November 27th, 2006 by N.A.P
Sahabat yang indah….Ku berkata tidaklah mudah
Menepi lalu ke jurang bahala iblis
Disana ku lihat babut yang lebih dari permadani
Sahabat yang ku cari….
Aku memang bebal tak sanik seperti baba kecil
Tenggelam memapah kesunyian
Bain diantara tiang-tiang yang merapuh
Terlelap jauh di balad sana
Tak ingin ku balan semua yang kau miliki
Merayu basan terpaku lalu pergi dan mati
Setelah terpasang derita di ujung kepalanya
Melayang memohon diatas raga
Menyentuh hati dan naluri
Terpancar lagi suasana hati
Yang melintas melekat pekat dalam
Rakah setelah rarak berbual
Melelah menyambut duka
Tiada rasian dalam tidurku kini
Tanpa pelerai jiwa yang kaku
Mendendam beku tak terluluhkan
Seperti telau yang membekas
Tergores
Andaikan kau menerimaku
Biarkan aku terlimpah memujamu
Menemani sebagai centeng sejati
Bawab di segala duka dan sukamu
Yang membuka pintu-pintu impian jiwa
Lalu menutup erat semua duka dan lara
Tegal aku sayang padamu
Biarlah hati ini menjagamu tenang
Hilang dari maras dan dengki
Menggenggam cita , citra , dan cinta
Bersimpuh bersama dalam keindahan abadi
Tiada majal yang akan datang
Aku tetap menjagamu
Menemani….
Selama raga dan jiwaku ada untukmu
Utuh….
Hingga mentari tenggelam terakhir dan bumi menjemputku
Terlelap menuju keabadian
Aku berusaha untukmu