KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Hujan Pertama November

Bersandar pada bangku taman di tengah kota
Ku liat banyak orang berlalu lalang
Mereka tertawa ria dan bertukar pandang
Tangisan bocah lima tahun itu buatku tertawa kecil
Celananya basah, dia baru saja pipis
Dan ibunya memarahi sambil mencubit pantat anaknya
Akupun hanya geli melihatnya
Ada juga sepasang remaja yang sedang dimabuk cinta
Mereka berjalan berdua, berpegangan tangan
Begitu mesra hingga buatku syirik melihatnya
Taman indah nan sejuk
Berlimpah daun-daun hijau nan bunga mawar merah
Isyaratkan selaksa surga mengitari
Baru saja ku hela nafas dalam-dalam
Ku tengadahkan kepalaku di sandaran bangku taman
Aku terkejut!
Langit kini tak lagi biru
Kumpulan awan hitam datang
Pertanda bahwa hujan kan turun
Berikan kegembiraan yang tak terkira
Ini hujan pertama di bulan November
Hujan yang selalu ku nanti
Akhirnya kini datang juga
Angin semilir mulai membelai bulu-bulu halusku
Langit sedikit kelam, mendung tlah mengangkasa
Setitik air hujan jatuh tepat di keningku
Aku meloncat riang bersama katak-katak yang menari
Hujan semakin deras, aku berlari mengelilingi taman
Aku berteriak:” Hujan Pertama November tlah datang!”
Aku bersyukur
Aku masih bisa merasakan
dinginnya air hujan di bulan November
terima kasih Tuhan!

Tinggalkan Komentar