Tak sengaja kemarin kutatap pantulan wajahnya
di kaca jendela kereta yang mampir di depanku.
Parasnya yang ayu membuatku terpana sesaat
hingga pintu kereta tertutup dan melaju pergi.
Aku berharap kereta berikut tiba segera
dan tak meninggalkan stasiun ini.
Karena ku tak tahu bagaimana memulainya…
Memulai untuk bercakap dengannya
Memulai untuk mendengar derai tawanya
Memulai untuk lebih dari sekedar mengaguminya
Ah…
Kutahu ini mimpi di siang hari di musim penghujan
Walau kita sehujan semusim
Tak terbayangkan sehidup semati denganmu
Yos.F
ekibastos…
ekibastos…